Panduan
Rute Wisata Ambon Sehari: Liang, Natsepa, Pintu Kota
Banyak tamu yang hanya punya satu hari luang di Ambon, biasanya terjepit antara jadwal penerbangan atau di sela acara keluarga. Satu hari sebenarnya cukup untuk tiga pantai terbaik Pulau Ambon, asalkan urutannya mengikuti arah jalan dan bukan mengikuti daftar keinginan.
Kuncinya sederhana: Liang dan Natsepa berada di lengan timur pulau lewat Passo, sedangkan Pintu Kota ada di sisi selatan kota. Jadi kejar yang paling jauh lebih dulu, lalu pulang sambil mampir.
07.30 — Berangkat ke Pantai Liang
Dari pusat Kota Ambon ke Pantai Liang di Hunimua sekitar satu jam sampai satu jam lima belas menit lewat Passo, Suli, dan Waai. Berangkat pagi ada dua untungnya: jalan Passo belum padat, dan pasir putih Liang masih relatif sepi sebelum rombongan lain datang. Airnya paling jernih sebelum tengah hari.
Sediakan sekitar dua jam di sini. Cukup untuk berenang, mengeringkan badan, dan bersantai di bawah pohon tanpa merasa dikejar jadwal.
11.30 — Makan siang dan rujak di Natsepa
Natsepa searah jalan pulang, sekitar 30 menit dari Liang. Pantainya landai dan ramai, tapi yang membuat orang berhenti di sini adalah rujak Natsepa dengan bumbu kacang yang kasar dan pedas. Makan siang di warung sekitar pantai, lalu rujak sebagai penutup.
Satu setengah jam sudah cukup. Menjelang siang matahari di sini menyengat, dan tujuan berikutnya lebih nyaman dinikmati sore.
15.00 — Pintu Kota untuk matahari terbenam
Dari Natsepa kembali melintasi kota ke arah Airlouw, sekitar 45 menit sampai satu jam tergantung padatnya jalan di dalam kota. Pintu Kota adalah tebing karang berlubang yang menghadap laut lepas, dan sore adalah waktu terbaiknya: cahayanya hangat, dan lubang karang itu membingkai matahari yang turun.
Turunan menuju bibir pantainya cukup curam dan berundak. Alas kaki yang menggigit lebih berguna di sini daripada sandal jepit.
Kalau waktunya masih sisa
- Hutan Pinus Soya dalam perjalanan pulang, untuk melihat Teluk Ambon dari ketinggian
- Patung Martha Christina Tiahahu di Karang Panjang, sekitar 15 menit dari pusat kota
- Amahusu untuk makan malam ikan bakar di tepi pantai
Catatan yang menghemat waktu Anda
Angka waktu tempuh di atas adalah kondisi normal, bukan kondisi terbaik. Jalan menuju Passo padat pada jam berangkat dan pulang kerja, dan hujan di lengan timur pulau bisa memperlambat perjalanan cukup jauh. Kalau hari itu Anda juga harus mengejar penerbangan, sebaiknya potong satu titik daripada memaksakan tiga.
Rute ini biasa kami jalankan sebagai paket wisata sehari dengan sopir. Sopir kami tahu jam terbaik tiap titik dan bisa menggeser urutannya di tengah jalan kalau cuaca berubah — sesuatu yang sulit dilakukan kalau Anda menyetir sendiri sambil membaca peta.